SHARE
Digoda setan karena trauma psikis anak

Sejak diusir dari surga, Iblis telah berjanji akan menggoda dan menyesatkan anak dan keturunan Nabi Adam alaihissalam.

قال فبعزتك لأغوينهم أجمعين

Iblis menjawab, “Demi kekuasaan Engkau aku akan menyesatkan mereka (manusia) semua,” (Shad: 82)

Iblis tak akan mengendurkan semangat untuk mengajak manusia mengikuti jalannya. Semua cara dan stretegi dia halalkan guna meruntuhkan keimanan manusia.

Untungnya, Iblis tidak memiliki kemampuan memaksa manusia. Dia dan setan hanya bisa membakar gairah manusia untuk mengobarkan perlawanan terhadap perintah Allah, kecuali orang-orang yang ikhlas.

… وَمَا كَانَ لِيَ عَلَيْكُمْ مِنْ سُلْطَانٍ إِلَّا أَنْ دَعَوْتُكُمْ فَاسْتَجَبْتُمْ لِي فَلَا تَلُومُونِي وَلُومُوا أَنْفُسَكُمْ …

…Sama sekali aku tidak dapat memaksa dan mengendalikanmu, aku hanya menyeru, lalu kamu mematuhi seruanku. Oleh sebab itu don’t blame me, it’s your fault, salahkan dirimu sendiri… (Ibrahim: 22)

إلا عبادك منهم المخلصين

kecuali hamba-hamba-Mu yang mukhlis di antara mereka. (Shod: 83)

Jika harus memaksa, Iblis akan menggunakan tangan manusia yang sudah menjadi setan. Misalnya, istri memaksa suami memenuhi segala keinginannya (di luar kebutuhan), akhirnya mendorong suami melakukan tindak korupsi.

Dorongan Iblis dapat kita kenali lewat perasaan was-was dan terikatnya jiwa untuk melakukan berbagai keburukan seperti; marah, dengki, balas dendam, mengeluh, cinta dunia hingga bentuk tindak kriminal lainnya, bahkan keinginan untuk berpaling dari agama Allah.

Ada banyak tingkatan manusia berdasarkan keimanannya, makin tinggi iman akan makin sulit dipengaruhi. Namun, ada pribadi-pribadi lemah yang sangat mudah digoda Iblis laknatullah. Mereka adalah orang-orang yang mempunyai trauma di masa lalu, terutama di masa golden age sebagai anak-anak.

Anak-anak yang punya trauma kurang kasih sayang, Iblis akan mendorongya untuk mencari cinta sembarangan, meskipun haram. Mereka yang tumbuh dengan rasa sayang yang kurang sangat mudah terjerumus, minimal ke dalam perzinaan atas dasar cinta.

Anak-anak yang punya trauma disakiti di masa lalu juga mudah dijangkiti perasaan ingin balas dendam. Hasilnya, kejahatan akan terus langgeng.

Contoh lain, banyak pelaku kejahatan pedofilia dulunya adalah korban pelecehan sesksual dsb. Orang yang dibesarkan dengan perasaan sakit juga sering tumbuh menjadi manusia yang kejam.

Teralienasi dan terisolasi karena minoritas atau kemiskinan di masa kecil juga dapat menjadi benih kezaliman ketika orang jenis ini berkuasa. Sejumlah diktator kejam seperti Hitler dan Stalin mengalami trauma di masa kecil karena keterasingan dan jadi sasaran olok-olok di masa lalu.

Orang awam secara sederhana kerap menyebut trauma masa lalu sebagai penyebab. Namun, harus disadari bahwa kehendak jahat tersebut ada campur tangan Iblis, untuk menjadikan manusia sebagai budaknya.

Orang yang mengalami trauma berarti dia belum bisa melupakan masa lalu, alias belum mengikhlaskan. Padahal, ikhlas adalah jurus pamungkas yang paling ditakuti Iblis.

قال رب بما أغويتني لأزينن لهم في الأرض ولأغوينهم أجمعين . إلا عبادك منهم المخلصين

Iblis berkata, “Ya Tuhanku, karena Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka (manusia) memandang baik (perbuatan maksiat) di muka bumi. Aku pasti akan menyesatkan mereka semuanya, kecuali hamba-hamba Engkau yang ikhlas di antara mereka “. (al-Hijr: 39-40)

Semakin orang terlilit trauma, semakin dia belum ikhlas menerima keadaan. Dalam tingkat keikhlasan paling minimal, Iblis sedang dalam kondisi termudah untuk merasuk dan menguasai jiwa manusia.

Di ayat selanjutnya Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,

إن عبادي ليس لك عليهم سلطان إلا من اتبعك من الغاوين

Sungguh tidak ada kekuasaan bagimu terhadap hamba-hamba-Ku, kecuali orang-orang yang mengikut kamu, yaitu orang-orang yang sesat. (al-Hijr: 39-40)

Mereka yang memiliki trauma adalah orang-orang yang tersesat. Kewajiban kita menyadarkan dan mendoakan mereka agar Allah memberikan hidayah dan kesabaran.

 

Sumber:

  • Alif Prabowo, www.kompasiana.com/mhu2012/biografi-adolf-hitler_552818886ea834eb2e8b4593
  • Dhuha Hadiansyah, budaya.rimanews.com/agama/read/20150406/205636/Orang-Ini-Paling-Rentan-Digoda-Iblis
  • Hendri F. Isnaeni, historia.id/buku/stalin-masa-muda-kamerad-koba
  • Muhammad Maulana, www.muradmaulana.com/2013/09/iblis-pun-menyerah-kepada-orang-orang.html
  • Rosyid Ridho, suaramerdeka.com/v1/index.php/read/sehat/2014/05/18/1112/70-Persen-Pelaku-Pedofil-Pernah-Menjadi-Korban
  • Tribratanews, www.tribratanews.com/pelaku-pedofil-ini-mengaku-pernah-jadi-korban-saat-diamankan-polsek-batam-kota

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here