Masjid Simbol Peradaban Agama Islam Modern

Islam diwahyukan sedemikan rupa higga mampu bertahan di zaman manapun sesuai dengan perkembangan manusia dalam segala sisi kehidupannya (baca: relevan). Kalaulah ada istilah modern yang artinya mengikuti perkembangan zaman maka itulah Islam.

صالح لكل زمان ومكان

“relevan kapanpun dan di manapun”

Karena Islam membina karakter manusia untuk menghadapi persoalan-persoalan kontemporer dengan sentuhan agama yang mendalam.

Siapa saja berhak mengklaim paling modern. Tapi, Islam punya aturan standar apa dan bagaimana kemodernan itu:

1. Utuh dan Radikal1

Radikal artinya mencakup segala sisi kehidupan manusia, baik secara pribadi maupun sosial. Segala masalah telah dibahas secara mendasar dan detail sesuai dengan sumber Islam, yakni al-Quran dan al-Hadits yang sudah jelas-jelas terjaga keberadaan dan kebenarannya sampai hari kiamat dengan jaminan keselamatan bagi yang berpegang teguh kepada keduanya.

Al-Quran sendiri adalah referensi kehidupan yang paling sempurna.

ٱلۡيَوۡمَ أَكۡمَلۡتُ لَكُمۡ دِينَكُمۡ وَأَتۡمَمۡتُ عَلَيۡكُمۡ نِعۡمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ ٱلۡإِسۡلَٰمَ دِينٗاۚ فَمَنِ ٱضۡطُرَّ فِي مَخۡمَصَةٍ غَيۡرَ مُتَجَانِفٖ لِّإِثۡمٖ فَإِنَّ ٱللَّهَ غَفُورٞ رَّحِيمٞ

Hari ini telah Kusempurnakan agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam ini Jadi agama bagimu. (al-Maidah: 3)

Silakan baca: Aliran Sesat Islam Liberal

2. Wawasan ke Masa Depan

Pola pikir modern akan selalu memanfaatkan kehidupan hari ini yang sementara untuk mempersiapakan kehidupan masa depan yang lebih panjang.

Tentu saja bagi seorang muslim, masa depan yang paling pasti adalah akhirat. Allah berfirman:

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ ٱتَّقُواْ ٱللَّهَ وَلۡتَنظُرۡ نَفۡسٞ مَّا قَدَّمَتۡ لِغَدٖ وَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ إِنَّ ٱللَّهَ خَبِيرُۢ بِمَا تَعۡمَلُونَ

Hai orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan perhatikanlah perbuatanmu untuk hari esok. Bertakwalah kepada Allah, sungguh Dia Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan. (al-Hasyr: 18)

3. Sistematis

Sistematis artinya berjalannya segala sesuatu secara baik, teratur dan tidak semrawut. Inilah tanda kehidupan modern sesuai dengan ajaran Islam. Keteraturan ini tercatat dalam al-Quran.

إِنَّ ٱللَّهَ يُحِبُّ ٱلَّذِينَ يُقَٰتِلُونَ فِي سَبِيلِهِۦ صَفّٗا كَأَنَّهُم بُنۡيَٰنٞ مَّرۡصُوصٞ 

Allah sungguh mencintai orang yang berperang dijalan-Nya2 dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka adalah bangunan yang tersusun kokoh. (as-Shaf: 4)

Bacaan terkait: Arti Jihad Bukan Perang Dalam Islam

4. Rasio dan Rasa

Perkembangan pemikiran manusia mengakibatkan munculnya banyak perbedaan kebenaran, maka manusia tidak boleh tersesat dan harus berpegang kepada kebenaran yang mutlak yaitu wahyu (al-Quran dan as-Sunnah).

Maka dengan rasio dan rasa yang dimiliki oleh manusia kebenaran itu bisa diseleksi, dengan aqlun shahih (akal sehat) dan qalbun salim (hati bersih). Bukan dengan voting atau suara terbanyak.

أَفَلَمۡ يَسِيرُواْ فِي ٱلۡأَرۡضِ فَتَكُونَ لَهُمۡ قُلُوبٞ يَعۡقِلُونَ بِهَآ أَوۡ ءَاذَانٞ يَسۡمَعُونَ بِهَا فَإِنَّهَا لَا تَعۡمَى ٱلۡأَبۡصَٰرُ وَلَٰكِن تَعۡمَى ٱلۡقُلُوبُ ٱلَّتِي فِي ٱلصُّدُورِ

Apakah mereka tidak melihat dunia, dengan itu mereka mempunyai hati yang dapat memahami atau mempunyai telinga yang dapat mendengar? Sungguh bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta, ialah hati yang di dalam dada. (al-Hajj: 46)

5. Menghargai Maktu (Cepat, Tepat dan Terprogram)

Berkembangnya peradaban berarti berkembangnya kehidupan, berkembangnya kehidupan beriring dengan berjalannya waktu. Waktu itu lebih mahal dari pada emas, maka jangan sampai ada waktu yang sia-sia tanpa nilai kehidupan.

الوقت أثمن من الذهب

Muslim harus menggunakan waktu bahkan mengaturnya sehingga dengan efektifitas dan efisiensi waktu yang ada bisa menghasilkan nilai lebih banyak.

وَٱلۡعَصۡرِ . إِنَّ ٱلۡإِنسَٰنَ لَفِي خُسۡرٍ . إِلَّا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ ٱلصَّٰلِحَٰتِ وَتَوَاصَوۡاْ بِٱلۡحَقِّ وَتَوَاصَوۡاْ بِٱلصَّبۡرِ

Demi masa. Sungguh manusia itu dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman, mengerjakan amal saleh dan saling menasehati supaya mentaati kebenaran serta kesabaran. (al-Ashr: 1-3)

Lambat tertinggal, Malas tertindas, Berhenti mati.

6. Keterbukaan

Adalah sifat yang menyelamatkan hidup dari fitnah, sikap apa adanya jauh dari kebohongan, sikap jujur yang selalu menyatakan kebenaran bukan yang selalu membenarkan kenyataan.

فَمَنۡ أَظۡلَمُ مِمَّن كَذَبَ عَلَى ٱللَّهِ وَكَذَّبَ بِٱلصِّدۡقِ إِذۡ جَآءَهُۥٓ أَلَيۡسَ فِي جَهَنَّمَ مَثۡوٗى لِّلۡكَٰفِرِينَ . وَٱلَّذِي جَآءَ بِٱلصِّدۡقِ وَصَدَّقَ بِهِۦٓ أُوْلَٰٓئِكَ هُمُ ٱلۡمُتَّقُونَ 

Adakah yang lebih dzalim dari seorang yang berdusta terhadap Allah dan mendustakan kebenaran yang datang kepadanya? Bukankah neraka Jahanam disediakan untuk orang-orang yang kafir? Orang yang membawa kebenaran (Muhammad) dan membenarkannya, mereka Itulah orang-orang yang bertakwa. (az-Zumar: 32-33)

Nyatakanlah kebenaran, bukan membenarkan kenyataan. ~Kiyai Hasan A Sahal

Baca juga: Pengertian Fitnah dalam Islam

7. Bebas Memilih Program, Cara dan Sistem

Kemajuan zaman berakibat pada berkembangnya pemikiran untuk menyesuaikan kehidupan dengan kebutuhan dan pirantinya.

Maka kebebasan memilih dan menentukan system dan program kehidupan dengan akal sehat dan hati bersih akan membawa kehidupan manusia kepada kehidupan yang berkualitas. Maka ketepatan memilih akan menentukan derajat kehidupan di dunia dan akhirat.

Kebebasan memilih ini harus dibarengi dengan ilmu, supaya tidak salah memilih. Karena setiap pilihan baik-buruk, pasti akan dipertanggung jawaban.

مَّنۡ عَمِلَ صَٰلِحٗا فَلِنَفۡسِهِ وَمَنۡ أَسَآءَ فَعَلَيۡهَا وَمَا رَبُّكَ بِظَلَّٰمٖ لِّلۡعَبِيدِ

Siapa yang berbuat baik, maka pahalanya untuk dirinya sendiri. Siapa yang berbuat jahat, pastilah dosanya untuk dirinya sendiri; Karena sekalipun tidaklah Rabb-mu berbuat dzalim pada hamba-Nya. (Fushilat: 46)

Itulah ranah kemodernan yang mengiringi perjalanan kehidupan manusia yang masyru’ dan itulah islam modern. Kehidupan yang sesuai dengan arah dan tujuannya, yang harus selalu dijaga dengan

Wallah a’lam bi showab.

Baca juga: Panduan al-Quran Menentukan Pemerintahan

_______

1 Radikal: Mendalam sampai kepada hal prinsip, maju dalam berpikir.

2 Berperang di jalan Allah, ada ketentuan syariat Rasulullah; tidak boleh membunuh anak-anak dan orang tua, tidak boleh mengganggu wanita, haram menebang pohon atau membunuh hewan tanpa keperluan mendesak, dll.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here