Al-Quran: Mustahil Nabi Khidir Masih Hidup

Legend di kalangan muslim Indonesia, kisah nabi Khidir masih hidup sampai sekarang. Dikatakan bahwa guru nabi Musa ini diberikan Allah umur panjang sampai hari kiamat.

Tentu cerita itu menimbulkan banyak heran di benak kita, tentang:

  • ciri nabi Khidir,
  • cara mengenali nabi Khidir, sampai
  • cara bertemu nabi Khidir,

Bahkan ada juga yang berpikir gimana cara memanggil nabi Khidir alaihissalam. :v Wow, dikiranya beliau itu jin apa, pake sesajen terus datang sendiri!

Sayangnya, kemungkinan nabi Khidir masih hidup sangat kecil. Justru kecenderungan telah wafat lebih besar. Kalau mau dijelaskan dengan logika & data, terlalu banyak buktinya.

Tapi karena Khidir adalah seorang nabi, maka kita coba telisik secara dalil al-Quran dan Hadits.

1. Janji Para Nabi & Rasul

Menurut hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad, Baihaqi, Ibnu Hibban, & al-Hakim, sejak awal manusia sekaligus nabi bernama Adam sampai Muhammad sebagai Rasul, Allah telah mengutus sejumlah 124.000 nabi yang termasuk di antaranya 313-315 rasul.

Semua nabi & rasul itu pernah berjanji akan beriman dan membatu Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam. Dalilnya:

وَإِذْ أَخَذَ اللَّـهُ مِيثَاقَ النَّبِيِّينَ لَمَا آتَيْتُكُم مِّن كِتَابٍ وَحِكْمَةٍ ثُمَّ جَاءَكُمْ رَسُولٌ مُّصَدِّقٌ لِّمَا مَعَكُمْ لَتُؤْمِنُنَّ بِهِ وَلَتَنصُرُنَّهُ قَالَ أَأَقْرَرْتُمْ وَأَخَذْتُمْ عَلَى ذَلِكُمْ إِصْرِي قَالُوا أَقْرَرْنَا قَالَ فَاشْهَدُوا وَأَنَا مَعَكُم مِّنَ الشَّاهِدِينَ

Ingatlah ketika Allah membuat perjanjian para nabi: “Tatkala Aku berikan kepadamu kitab dan hikmah, kemudian datang kepadamu seorang rasul yang membenarkan apa yang ada padamu, kamu akan sungguh-sungguh beriman kepadanya dan menolongnya”.

Allah berfirman, “Apakah kamu mengakui dan menerima perjanjian-Ku itu?” Mereka menjawab, “Ya, Kami berikrar”. Allah berfirman: “Kalau begitu saksikanlah (hai para nabi), Aku menjadi saksi bersama kalian”. (Ali Imron: 81)

Seluruh Nabi dan Rasul telah berjanji. Dengan ayat ini seharusnya -jika benar nabi Khidir masih hidup- ketika terjadi perang Badar, Uhud dan Khandak, Nabi Khidir ikut serta dalam perang, mengatur strategi untuk membantu umat Islam.

Tetapi kenyataanya beliau tidak ada. Kemanakah Ia?

Saya lebih percaya nabi Khidir alaihissalam telah wafat daripada mengira beliau sibuk sendiri.

Karena jika kita berdalih bahwa ia ada di tempat lain, sama saja kita mengatakan “nabi Khidir alaihissalam telah berkhianat”.

2. Usia Nabi Nuh

Dalam al-Quran tercatat bahwa nabi Nuh alaihissalam adalah manusia dengan usia terpanjang.

Jihad dakwahnya saja 950 tahun, itu belum dihitung usia beliau sejak lahir sampai sebelum diangkat sebagai rasul, ditambah sisa umurnya setelah peristiwa banjir terjadi.

وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا نُوحًا إِلَى قَوْمِهِ فَلَبِثَ فِيهِمْ أَلْفَ سَنَةٍ إِلَّا خَمْسِينَ عَامًا فَأَخَذَهُمُ الطُّوفَانُ وَهُمْ ظَالِمُونَ

Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya, maka ia tinggal bersama mereka 1000 tahun kurang 50 tahun. Kemudian mereka ditimpa banjir besar, karena mereka adalah orang-orang yang zalim. (al-Ankabut: 14)

Saking lama sabarnya, Allah mencatat beliau ke dalam top 5 Allah’s prophets, ulul azmi.

Jika ada nabi yang umurnya lebih panjang dari Nabi Nuh, mengapa Allah tidak memuat nama dan peritiwanya ke dalam al-Quran?

Bukankan lebih baik jika manusia tahu betapa Allah Maha Kuasa?

Mestinya kalau nabi Khidir masih hidup, ia akan berdakwah.

3. Tidak Ada Yang Abadi

Selama ini kita mengira hanya ada satu “kiamat besar” secara permanen.

Ternyata sunnatullah ini juga ada yang temporer pada waktu tertentu. Tepatnya saat diutusnya nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam.

Maksudnya, andai ada manusia yang berumur panjang dari zaman nabi Ibrahim alaihissalam sampai Rasulullah, maka di masa itu manusia tadi akan menemui ajalnya. Allah berfirman:

وَمَا جَعَلْنَا لِبَشَرٍ مِّن قَبْلِكَ الْخُلْدَ أَفَإِن مِّتَّ فَهُمُ الْخَالِدُونَ

Tidak seorangpun sebelum kamu (Muhammad) kami berikan hidup abadi. Maka jika kamu mati, apakah mereka akan kekal! (al-Anbiya: 34)

Di samping ayat ini menyatakan bahwa nabi Muhammad ﷺ hanya manusia yang punya batas umur. Di sana juga ada penegasan bahwa insan -utamanya nabi- sebelum Rasulullah pun sudah mati semua.

4. Hitungan Mundur 100 Tahun

Mendukung dalil di atas, sebulan sebelum Rasulullah wafat, beliau pernah “memvonis mati” semua orang & jin yang hidup di malam itu dalam kurun 100 tahun. Haditsnya:

أَرَأَيْتَكُمْ لَيْلَتَكُمْ هَذِهِ فَإِنَّ عَلَى رَأْسِ مِائَةِ سَنَةٍ مِنْهَا لَا يَبْقَى مِمَّنْ هُوَ عَلَى ظَهْرِ الْأَرْضِ أَحَدٌ

Ketahuilah, tidak akan ada yang tersisa dari semua yang hidup di malam ini setelah seratus tahun. (al-Bukhari dan Ahmad)

Sabda Nabi di atas mengisyaratkan bahwa dalam 100 tahun ke depan, semua manusia yang hidup di malam itu akan punah tanpa sisa.

Yang akan hidup melebihi 100 tahun tersebut hanya yang terlahir setelah hari itu.

Hadits di atas dikuatkan dengan dalil yang senada.

مَا مِنْ نَفْسٍ مَنْفُوسَةٍ الْيَوْمَ تَأْتِي عَلَيْهَا مِائَةُ سَنَةٍ وَهِيَ حَيَّةٌ يَوْمَئِذ

Tidak satu jiwa pun yang hidup hari ini akan hidup setelah seratus tahun. (Muslim)

Tanpa menafikan sejumlah manusia yang Allah berikan umur lebih. Bahkan beberapa sahabat nabi pun tercatat berusia lanjut malampaui angka seratus.

Meski demikian, tidak satupun yang melewati 100 tahun dari masa yang beliau pastikan.

Contohnya sahabat mulia, Anas bin Malik. Wafat dalam usia 107 tahun kurleb, antara 91-93 Hijriah.

Di samping itu, ada juga riwayat jin yang beriman kepada Rasul dalam surat al-Jin, pun wafat sebelum genap 100 tahun.

Fakta ini menegaskan, andai saat risalah terakhir nabi Khidir masih hidup, pasti ia akan wafat setelah 100 tahun. Sekarang usia umat wasatiyah ini sudah 1000 tahun lebih.

5. Komitmen Para Rasul Allah

Sebagai rasul terakhir, nabi Muhammad diutus untuk semua umat manusia sebagaimana tercatat dalam dalil-dalil ukhuwah islamiyah.

Karenanya, syariat nabi Muhammad menjadi penyempurna ajaran Islam para nabi terdahulu. Akibatnya, jika para nabi itu masih hidup, maka mereka wajib menjadi pengikut nabi al-Musthofa.

لو كان موسى حيّاً بين أظهركم ما حلّ له إلا أن يتبعني

Andai Musa hidup bersama kalian, tentu ia akan menjadi pengikutku. (Ahmad, Baihaqi dan ad-Darimi)

Di atas kita udah ngobrol soal para nabi berjanji akan membantu dakwah Rasulullah. Beliau pun telah terbukti membenarkan syariat umat terdahulu.

Menjadi pengikut nabi Muhammad tidak lantas menurunkan derajat utusan Allah yang lain. Secara ilmu manajemen, memang hal ini perlu untuk menyamakan langkah. Pimpinan global, menaungi pimpinan regional dan lokal.

Demikanlah nabi Musa alaihissalam jika masih hidup, ia akan menjadi umat Muhammad .

Bahkan Nabi Isa diakhir zaman kelak akan turun bertemu Imam Mahdi tanpa membawa syariat baru, melainkan mempertahankan syariat Nabi Muhammad.

Layaknya yang lain, nabi Khidir alaihissalam juga akan mengikuti Rasulullah. Itulah fakta bahwa Nabi Khidir sudah wafat.

6. Hikmah Cerita Nabi Khidir alaihissalam

Kisah nabi Musa dan nabi Khidir dalam al-Quran sangat mempesona. Kita belajar banyak hal di sana, soal husnudzan, mentaati guru, & rendah hati.

Nabi Khidir adalah hamba Allah yang mulia. Allah menyebutnya “abdan” sebagai gelar kehormatan.

Mengkultuskan beliau tanpa dalil justru hanya akan membuat logika berislam kita rusak. Makanya ada yang sampe mau bertemu dan memanggil beliau. Bukankah kita punya Allah!

Wallahu a’lam bi showab.

a. Iblis kok bisa hidup sampai kiamat?

Iblis memang dari golongan jin, dia memang pengecualian, minta dikasih umur panjang. Ayatnya ada di al-A’raf : 14-15. Tapi tidak berlaku untuk manusia.

b. Gimana dengan Dajjal, Ya’juj & Ma’juj?

Mereka juga pengecualian. Dalilnya banyak yang menyatakan. Sedangkan nabi Khidir alaihissalam gak ada hadits yang shorih. Lagi pula, mereka bakal mati sebelum terjadi kiamat kubra.

Leave a Reply