SHARE
Pacaran Cinta Pernikahan Islam

Saat seorang pria mencintai wanita, dalam dirinya akan muncul dorongan untuk berusaha agar cintanya diterima. Sayangnya, sepanjang perjalanan menuju pernikahan itu, banyak amalan/langkah yang ia lewatkan sehingga berakibat pada gagalnya pernikahan dan hilangnya keberkahan hidup. Karenanya ku tulis…

Untukmu bujang yang rindu akan menikah dan dicintai, bacalah ringan-ringan tulisan ini, semoga menginspirasi. Sebelum tiba saat itu, persiapkan dulu dan pastikan semuanya baik dan terkendali.

Beruntunglah engkau jika mendapatkan wanita shalihah. Belum lagi cantik dan keayuan paras mereka sungguh sangatlah indah dan menggoda, sedangkan ketertarikan pria pada kaum hawa adalah fitrah, karenanya simaklah agar kau tak terpedaya:

1Ketika kamu mengharapkan seseorang untuk dijadikan istri, pastikan wanita yang kamu taksir itu perempuan tulen, bukan setengah-setengah atau jadi-jadian, termasuk transgender. Maaf, tidak bermaksud menyinggung golongan tertentu. Tapi, kami ingin mewaspadai oknum-oknum yang ingin merugikan dengan motif sesuatu.

Dalam beberapa kasus, ada pemuda yang menikahi seorang wanita. Ternyata, ketika malam pertama sang suami dikagetkan oleh kenyataan bahwa wanita yang selama ini dipacarinya bukanlah perempuan sejatinya.

2Tetaplah menjaga diri, menjauhi fitnah lebih mulia dari pada menunjukkan hasrat, sekalipun itu fitrah. Sebagai laki-laki pemberani,  tidak pantas seorang muslim mengatakan “cinta” sebelum akad nikah.

Sadarlah, sejatinya engkau bukan siapa-siapa! Jangan pake modus “Uhibbuki Fillah” Ibu kita lebih pantas kita cintai daripada wanita yang barus aja kita temui.

Hei Jagoan… Berani cinta tak takut nikah, takut nikah jangan cinta, takut cinta, menderita saja! Semoga dengan penderitaan itu engkau jadi lebih kuat. Ingatlah sabda Rasulullah  bahwa pria kuat bukanlah yang mampu memenagkan gulat dan fight, tetapi yang mampu syahwat.

Mengatakan cinta ada konsekuensinya. Bertanggungjawablah jika engkau tulus padanya. Wanita juga berperasaan, bisa jadi isengmu membuahkan pedih dan pilu.

3Bisa jadi engkau pergi ke suatu tempat kemudian bertemu seseorang yang membuatmu jatuh cinta pada pandangan pertama. Sebelum malam tiba dan engkau terlanjur mencintainya, pastikan apakah ia sudah menikah atau menerima lamaran. Nabi Muhammad –shallallahu alaihi wa sallam– bersabda.

لَا يَخْطُبَ الرَّجُلُ عَلَى خِطْبَةِ أَخِيهِ

Janganlah pria meminang wanita yang sudah dilamar. (al-Bukhari)

Lebay banget kayaknya… Tapi perlu. Supaya kamu tidak sedih nantinya. Supaya kamu tidak mengatakan, “Nyesel… Kalau gitu, ngapain tahu namanya.”

Dalam Islam, tidak perlu menunggu janur kuning melengkung untuk menyerah. Saat sudah ada kesepakatan kapan beli janur, saat itu pula laki-laki lain yang bukan calon suami sang wanita harus kalah.

Nasihat ini juga berlaku kalau kamu ingin mengadakan PDKT. Tanya dulu statusnya.

4Pastikan kamu tidak mencintai, ataupun sekadar suka dan kagum pada wanita yang jauh bahkan tidak pernah bertemu secara langsung, lebih-lebih doi gak kenal sama sampean. Jika Anda yang jauh saja, bisa timbul rasa suka, bagaimana yang kenal dekat!

Karenanya, jangan tergoda dengan wanita di medsos, jangan pula berusaha menggoda atau merayu mereka. Jangan simpan fotonya, sibukkan diri dari melihat yang bukan milikmu.

5Ketika tekadmu sudah kuat, dan tiba saatnya khitbah, sadarkan diri pada hakikatnya kamu sedang meminta pada Tuhannya melalui orang tuanya. Jangan hinakan dirimu karena ingin diterima. Yakinlah, jika engkau ditolak, Allah sudah menilai usaha dan ikhtiarmu.

Ini adalah dasar seseorang memaknai sebuah hubungan. Karenanya, sebelum menikah harus terlebih dulu mempelajari makna dan tanggung jawab suami-istri.

Untukmu yang masih tertipu oleh fatamorgana pacaran, bertaubatlah! sebab akan ada bayak ujian dalam pernikahan. Selama apapun pacaran yang kalian jalin, tanpa ilmu dan kesabaran, pernikahan kalian akan pupus. Dengan kata lain, pacaran itu tidak beguna.

Cukup 1, 2, 3, 4, 5 poin ini agar jangan sampai luput. Bukan teknis, tapi kritis jika tak diingat. Semoga bermanfaat.

Jika engkau jumpai ini mengada silahkan kritik dan nasihatnya. Jika tulisan ini bertentangan dari Al-Quran dan As-Sunnah ingatkanlah saya. Terima kasih atas segala perhatiannya.

Baca juga: Manfaat Pernikahan Dini dalam Islam

1 Diskusi Asyik

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here